5 Tips Ala Abitour Menggapai Haji yang Mabrur

Menuaikan ibadah haji bukan sekedar keinginan untuk melakukan ibadah di depan Ka’bah secara langsung. Melaikan menjalankan ibadah penuh dengan khidmat semata-mata untuk mendapatkan ridhlo dari Allah SWT dan berharap bisa meraih haji yang mabrur. Tapi, sebenernya apa makna haji mabrur? Yuk, kita coba pahami bersama.

Setiap umat muslim di muka bumi ini pasti memiliki cita-cita untuk bisa menuaikan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah dan seperti yang kita ketahui bahwa hukumnya wajib bagi Muslim yang mampu serta minimal satu kali dalam hidup.

  • InsyaAllah mabrur
  • menuaikan ibadah haji, foto di masjidil haram semoga menjadi haji yang mabrur
  • insyaAllah menjadi haji yang mabrur

Definisi Haji Mabrur

Mabrur berasal dari bahasa Arab, yaitu “Barra-yaburru-barran” artinya taat berbakti. Berdasarkan kamus Al Munawwir Arab-Indonesia, Mabrur adalah ibadah haji yang diterima pahalannya oleh Allah SWT. Janji Allah SWT bagi umat muslim yang menjalakan ibadah haji dan mendapatkan Mabrur akan diberikan balasan nyata bagi mereka, yakni surga yang abadi:

“Umrah ke umrah berikutnya merupakan pelebur dosa antara keduanya. Dan, tiada balasan bagi haji mabrur, melainkan surga” (HR Bukhari: 1683, Muslim: 1349).

Maka dari itu dapat diartikan bahwa haji mabrur adalah umat yang senatiasa menjalankan semua amalan yang dilakukan saat menuaikan ibadah haji baik itu amalan wajib maupun sunnah. Berikut merupakan 5 tips ala abitour untuk menggapai haji yang mabrur:

  1. Meluruskan Niat Saat Pergi Haji
    Semua ibadah yang kita lakukan di dunia ini, niat adalah tolak ukur utamanya. Pastikan saat hendak pergi haji berniat menuaikan ibadah haji untuk mencapai ridhonya Allah SWT serta menuaikan ibadah haji harus benar-benar mencerminkan keikhlasan dan memenuhi panggilan Allah SWT. Jangan pernah sedikitpun ada rasa ingin disanjung, dihargai ataupun dibedakan derajatnya karena sudah melakukan ibadah haji.

  2. Gunakan Harta yang Halal selama Menuaikan Ibadah Haji
    Halal haramnya rezeki yang dipakai akan berpengaruh terhadap keberkahan hidup. Begitu juga dengan ibadah haji, pastikan untuk menggunakan rezeki yang halal. Allah tidak akan menerima ibadah seseorang apabila menggunakan jalan maupun rezeki yang tidak halal seperti rezeki yang didapatkan dari hasil riba maupun gharar.

  3. Lakukan setiap ibadah dengan sikap ihsan, ikhlas, sabar, dan bersyukur
    Sikap ihsan adalah kita beribadah seperti melihat Allah SWT, yang artinya ketika kita melakukan ibadah harus selalu sertakan Allah dalam setiap tempat dan waktu. Dengan menghadirkan Allah dalam setiap ibadah, niscaya ibadah yang kita lakukan akan lebih khusyuk dan khidmat.Tidak berhenti disitu saja, selama menuaikan ibadah haji pastikan kita dalam keadaan ikhlas dan banyak bersabar. Apapun keadaannya selama kita menuaikan ibadah haji kita harus bersabar dan bersyukur seperti kondisi lapang yang panas, ataupun kondisi yang membuat kita emosi pastikan untuk bisa lebih bersabar dan mengucapkan tasbih untuk menghindari perkataan kotor dari mulut kita. Sikap seperti ini akan menjauhkan kita dari rafats, fusuq, dan jidal.

    Rafats adalah pembicaraan yang sia-sia atau kata-kata kotor. Fusuq adalah bentuk pelanggaran terhadap ketaatan kepada Allah dan jidal adalah kekerasan seperti pertengkaran dan perkelahian.

  4. Perbanyak Berbuat kebaikan selama Perjalanan Haji
    Selama menuaikan ibadah haji, kita harus memperbanyak berbuat kebaikan kepada sesama seperti bersedekan, berbagi perbekalan bersama jamaah haji yang lain, menolong orang lain. Dan yang perlu diperhatikan kembali bahwa lakukan semua itu dengan ikhlas tanpa mengharap pamrih. Ketika merasa jenuh dan tidak sanggup untuk menjalankan ibadah haji, perlu diingat dengan derajat haji mabrur yang diinginkan.Perbuatan sabar dan bersyukur akan membuahkan hasil yang manis dan Allah SWT akan menggantikannya dengan yang lebih baik. Menerapkan sikap ini selama menuaikan ibadah haji akan membuat pintu haji mabrur semakin terbuka lebar

  5. Menjalankan Semua Rangkaian Ibadah Sesuai dengan Tuntunan Rasulullah
    Hal terakhir yang perlu dilakukan adalah melakukan semua rangkaian ibadah haji sesuai dengan tuntutan dari Rasulullah SAW, urut, dan tertib. Ikuti semua bimbingan yang diberikan oleh pemandu agar tidak melakukan kesalahan dan jangan lupa untuk menjaga stamina serta kesehatan selama beribadah.

Oleh sebab itu, perlunya memilih penyedia travel haji yang terpercaya seperti Abitour untuk membantu semua jamaah agar dapat menggapai haji yang mabrur. Melalui tim pemandu yang professional dan berkualitas akan memberikan arahan terbaik selama ibadah haji berlangsung. Hubungi tim kami segera untuk lebih lanjut.

Baca juga

Rekomendasi berita & artikel

Mau liburan keliling dunia ?

Bersama Abitours liburan anda akan nyaman, aman, dan berkesan. Tentunya kami akan tawarkan harga paket yang terjangkau dan fasilitas istimewa. Tunggu apalagi booking sekarang juga !